Senin, Maret 09, 2009

penyebab gigi berlubang

Kuman yang sering menjadi penyebab terjadinya lubang gigi adalah streptococcus mutans. Kuman itu berbentuk bulat yang mudah tumbuh di dalam mulut.
Rata Penuh
Sesaat setelah berada di dalam mulut, kuman itu akan menghasilkan cairan yang lengket. Bagian tersebut menjadi media yang baik bagi tumbuh kembangnya kuman lain yang dapat menyebabkan gigi berlubang.

Selain itu, ada juga kuman staphylococcus yang berbentuk batang. Kuman tersebut biasanya menyertai kuman streptococcus mutans. Kedua jenis kuman itu biasanya tumbuh pada sisa-sisa makanan yang membusuk. "Lambat laun, kuman akan bertambah banyak dan menghasilkan asam yang dapat merusak email gigi," sebut drg Erri.

Menurut Dental Coordinator/ Hygienist, Dental Services, Alfred I duPont Hospital for Children,Wilmington, Lisa A Goss RDH BS,gigi berlubang atau biasa disebut caries dapat terjadi ketika gigi tanggal atau patah. Selain itu, plak juga sering kali menjadi penyebabnya.

Dia menyebutkan, plak merupakan lapisan tipis yang lengket yang terbentuk dari bekas-bekas makanan yang tidak terangkat ketika menyikat gigi. "Bakteri dalam mulut akan mengeluarkan asam sehingga ketika plak terbentuk. Asam tersebut akan menghabiskan lapisan luar dari gigi yaitu enamel," papar Goss.

Saat gigi berlubang, Goss mengingatkan, penting untuk segera diperbaiki. Jika tidak segera diperiksakan ke dokter gigi, maka asam dalam mulut akan terus merusak enamel sehingga bagian dalam gigi akan mulai berlubang.

cara merawat gigi yang berlubang :
1. Mengurangi makanan lengket seperti cokelat, dodol, permen dll.
2. Rajin sikat gigi. Lakukan sikat gigi tiap selesai makan atau minimal 2 kali sehari yakni pagi setelah sarapan dan malam hari menjelang tidur. Jika kita tidak sikat gigi, sisa makanan selama 24 jam akan berubah menjadi asam. Asam ini menjadi media bagi kuman untuk berkembang.

3. Gunakan sikat gigi yang lurus sesuai usia kita dan berbulu lembut.
4. Sikat gigi dengan pasta gigi.
5. Sebelum sikat gigi, berkumur terlebih dahulu untuk melembabkan gusi.
6. Teknik sikat gigi mulai dari gigi belakang bawah dengan gerakan dari arah leher gigi menuju arah tumbuh gigi dengan gerakan naik turun. Lanjutkan bagian luar antara pipi dalam dan bagian dalam antara lidah dan gigi, diteruskan pada bagian depan gigi bawah dengan gerakan naik turun juga dari leher gigi menuju bagian atas gigi. Teruskan bagian dalam dan luar gigi menuju bagian oclusol (bagian mengunyah) dengan gerakan maju mundur. Lakukan sama pada rahang atas dan bawah. Tiap gerakan di masing-masing sisi dilakukan minimal 8 kali gerakan.

7. Setelah itu berkumur untuk membersihkan sisa-sisa kotoran. Sikat gigi harus diganti jika bulu sikat udah rontok, rusak atau melebar sehingga tidak nyaman atau tidak efektif lagi digunakan sebagai sikat gigi.

8. Tidak semua bagian gigi bisa tersapu bersih dengan sikat gigi, karena itu pemakaian benang gigi (dental floss) juga perlu untuk membersihkan daerah yang sulit dijangkau oleh sikat gigi terutama daerah antara gigi (interdental) dan gigi yang berjejal. Gunakan benang gigi khusus bukan benang jahit.

9. Bersihkan karang gigi dan lakukan pemeriksaan gigi rutin tiap 6 bulan.

(from:yahoo.id.answer.com)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar